Senin, 30 Juli 2012

KONSEP, PENDEKATAN , PRINSIP DAN ASPEK GEOGRAFI


Konsep Geografi

1.  Lokasi
adalah konsep utama yang akan digunakan untuk mengetahui fenomena geosfer. Konsep lokasi dibagi atas :
1). Lokasi Absolut : lokasi menurut letak lintang dan bujur bersifat  tetap.
   2). Lokasi Relatif: lokasi yang tergantung pengaruh daerah sekitarnya dan sifatnya   berubah.

2.  Jarak
yaitu panjang antara dua tempat. Terdiri antara atas :
1). Jarak Mutlak: satuan panjang yang diukur dengan kilometer.
2). Jarak Relatif: jarak tempuh yang menggunakan satuan waktu

3.  Keterjangkauan
 menyangkut ketercapaian untuk menjangkau suatu tempat, sarana apa yang digunakan, atau alat komunikasi apa yang digunakan dan sebagainya.

4.  Pola
berupa gambar atau fenomena geosfer seperti pola aliran sungai, pola pemukiman, lipatan patahan dan lain-lain.

5.  Morfologi
menunjukkan bentuk muka bumi sebagai hasil tenaga endogen dan eksogen yang membentuk dataran rendah, dataran tinggi dan pegunungan.

6.  Aglomerasi
pengelompokan fenomena di suatu kawasan dengan latar belakang adanya unsur-unsur yang lebih memberi dampak positif.

7.  Nilai Kegunaan
Manfaat yang diberikan oleh suatu wilayah di muka bumi pada makhluk hidup, tidak akan sama pada semua orang.

8.  Interaksi
Interdependensi, keterkaitan ruang antara satu dengan yang lain, misalnya interaksi antara desa dengan kota.

9.  Diferensiasi Area
Daerah-daerah yan terdapat di muka bumi berbeda satu sama lain. Dapat dicermati dari corak yang dimiliki oleh suatu wilayah dengan wilayah yang lainnya.

10. Keterkaitan keruangan
Hubungan antara penyebaran suatu unsur dengan unsur yang lain pada suatu tempat.


Pendekatan Geografi
Dalam mempelajari ilmu geografi, terdapat tiga pendekatan yang digunakan untuk mengkaji yaitu :

1.  Pendekatan Keruangan (spasial)
Pendekatan ini digunakan untuk mengetahui persebaran dalam penggunaan ruang yang telah ada dan bagaimana penyediaan ruang akan dirancang.

2.  Pendekatan Kelingkungan (ekologis)
Digunakan untuk mengetahui keterkaitan dan hubungan antara unsur-unsur yang berada di lingkungan tertentu, yaitu :
1). Hubungan antar makhluk hidup
2). Hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungan alamnya

3.  Pendekatan Kewilayahan
Merupakan gabungan pendekatan keruangan dan kelingkungan. Misalnya dalam mengkaji wilayah yang memiliki karakaterisitik wilayah yang khas yang dapat dibedakan satu sama lain areal differentation, maka harus diperhatikan bagaimana persebarannya space analysis dan bagaimana interaksi antara manusia dengan lingkungan alamnya ecological analysis. Pendekatan wilayah sangat penting untuk pendugaan wilayah reginal forecasting dan perencanaan wilayah regional planning.


Prinsip Geografi

1.   Prinsip Distribusi (Penyebaran)
Merupakan prinsip dasar dalam mengkaji setiap gejala dan fakta geografi, baik gejala alam maupun manusia. Prinsip ini memandang bahwa setiap gejala dan fakta di permukaan bumi tersebar secara tidak merata antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. Suatu gejala geografi bisa terlhat terkumpul dalam jumlah yang padat dan banyak, tetapi di satu tempat lain terlihat sangat jarang dan sedikit. Misalnya : persebaran pola permukiman penduduk

2. Prinsip Interelasi (Hubungan)
Digunakan untuk melihat pola hubungan antara satu gejala dengan gejala lainnya, meliputi hubungan antara :
1).  Faktor fisik dengan faktor fisik lainnya
Misal : hubungan antara mata air panas dengan energi panas bumi di sekitar gunung berapi
2).  Faktor fisik dengan faktor manusia
Misal : hubungan antara manusia dengan cara bertani di lahan miring dengan membuat terasering
3).  Faktor manusia dengan faktor manusia lainnya.
Misal : mengkaji tentang kehidupan di desa dengan jenis mata pencaharian Dengan memperhatikan pola hubungan antar gejala dan fakta geografi pada suatu wilayah, akan dapat diketahui karakteristik gejala-gejala tersebut secara kualitatif. Dengan bantuan ilmu statistik, hubungan antar fenomena dapat di analisa/diukur secara kuantitatif

3.   Prinsip Deskripsi (Gambaran)
Merupakan prinsip yang menggambarkan lebih jauh terhadap persebaran dan hubungan interelasi antara fakta dan gejala di permukaan bumi. Untuk menyajikan gejala secara komprehensif dapat dimulai dengan mengajukan pertanyaan 5W1H, sedangkan bentuk penyajiannya dapat berupa kata-kata, tulisan, tabel, grafik dan peta.

4.   Prinsip Keruangan (Korologi)
Merupakan prinsip yang meninjau gejala, fakta dan masalah geografi dari penyebaran, interelasi dan interaksinya dalam ruang. Ruang dalam sudut pandang geografi adalah permukaan bumi secara keseluruhan yang membentuk suatu fungsi.

Objek Geografi

1.   Obyek Material Geografi
1)   Litosfer (Lapisan Batuan)
2)   Pedosfer (Lapisan Tanah)
3)   Atmosfer (Lapisan Udara)
4)   Hidrosfer (Lapisan Air)
5)   Biosfer (Lapisan Mahkluk Hidup)
6)   Antroposfer (Manusia)

2. Obyek Formal Geografi
Adalah sudut pandang melihat fenomena-fenomena yang terjadi di permukaan bumi dari sudut pandang keruangan. Ada tiga hal pokok untuk mempelajari obyek formal geografi, yaitu :
1). Pola persebaran fenomena di permukaan bumi
2). Interaksi dan integrasi antar fenomena
3). Perkembangan yang terjadi pada fenomena tersebut


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar