Selasa, 03 Mei 2011

ANTHROPOSFER


A.  Fenomena Antroposfer

Antroposfer berasal dari kata latin anthropos berarti manusia dan sphere berarti lapisan, sehingga antroposfer merupakan salah satu objek material geografi. Antroposfer berkaitadengan segala perkembangan dan aktivitas manusia di permukaan bumi ini.
Demografi adalah ilmu yang mempelajari mengenai dinamika penduduk yang dipengaruhi oleh kelahiran (fertilitas), kematian  (mortalitas), daperpindahan (migrasi). Dinamika atau  perubahan penduduk itu dapat  berupa  pertambahan penduduk, ciri-ciri penduduk yaitu umur, jenis kelamin, komposisi penduduk, status perkawinan, kepadatan penduduk, dan lain-lain.

B.   Penduduk Berdasarkan Umur dan Jenis Kelamin

1.   Menghitung Jumlah Penduduk
a.   Sensus penduduk adalah pencatatan total tentang penduduk yang dilakukan olah Badan Pusat Statistik dengan tujuauntuk mengetahui jumlah, komposisi, dan karakteristik penduduk yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali.
b.  Registrasi penduduk ialah pencatatan tentang identitas atau ciri-ciri, status, dan kondisi penduduk yandilaksanakan  secara  terus  menerus  olepemerintah mulai tingkat terendah yaitu desa atau kelurahan.
c.  Survei penduduk pada  dasarnysama dengan sensus penduduk, hanya pada  survei penduduk ini dilakukan pada  beberapa daerah  yandijadikan sampel/contoh dari perhitungan penduduk tersebut.
2.   Komposisi Penduduk Menurut Umur dan Jenis Kelamin
Penggambaran komposisi penduduk biasanya diwujudkan dalam piramida penduduk. Jadi piramida  penduduk ialah gambaran dari komposisi penduduk menurut umudan  jenis kelamin dan dituangkan dalam bentuk grafik. Komposisi penduduk berdasar umur dan jenis kelamin yang digambarkan dalam piramida penduduk ini, dapat menjelaskan karakteristik penduduk dalam suatu wilayah.
3.   Menghitung Pertumbuhan Penduduk Suatu Wilayah
Pertumbuhan penduduk adalah  perubahan jumlapenduduk yandipengaruhi oleh kelahiran, kematian, dan  migrasi penduduk. Penduduk  suatu  wilayah akabertambah apabila terdapat kelahiran (L) dan penduduk yang datang ke wilayah tersebut (I), sedangkan penduduk suatu  wilayah akan  berkurang  apabila  terdapat kematian  (M) dan  terdapat penduduk yang meninggalkan wilayah tersebut (E).
a.  Pertumbuhan penduduk alami, pertumbuhan penduduk yandihitung  dari selisih antara kelahiran dan kematian suatu wilayah.
Rumus:         X = L M
Keterangan :
X = pertumbuhan penduduk alami
L  = jumlah kelahiran
M = jumlah kematian
b.  Pertumbuhan penduduk total, suatu pertambahan penduduk yang tidak hanya merupakan selisih kelahiran dan kematian namun  juga memperhatikan migrasi penduduk. Pertambahan penduduk ini terjadi apabila, pertambahan penduduk setelah menjumlahkan kelahiran dikurangi kematian dan imigrasi dikurangi emigrasi.
Rumus:
                                X = (L M) + (I E)
Keterangan:
X = pertumbuhan penduduk total    M = jumlah kematian    E = jumlah emigran
L = jumlah kelahiran                       I    = jumlah imigran

C.   Angka Kelahiran
1.   Angka kelahiran  kasar  adalah  angka  yang  menunjukkan  jumlah  kelahiran  tiap  1.000 penduduk setiap tahun.
2.   Angka kelahiran menurt  umur, pengukuran kelahiran ini mempertimbangkan pembagian
menurut jenis kelamin dan golongan umur.

D.  Angka Kematian

1.   Angka Kematian Kasar ialah angka yang menunjukkan banyaknya kematian  setiap 1.000 orang dalam waktu setahun.
2.   Angka kematian  menurut umur adalah  angka yang menunjukkan banyak kematian  dari 1000  
      penduduk usia tertentu dalam waktu setahun.

E.    Pertumbuhan Penduduk

Pertumbuhan penduduk adalah bertambahnya penduduk yang selalu meningkat  setiap tahunnya. Perhitungan pertumbuhan penduduk alami dapat dihitung dengan mengetahui terlebih dahulu angka kelahiran dan kematian. Pertumbuhan penduduk ini dinyatakan dengan persen (%).

F.   Kepadatan Penduduk

Kepadatan penduduk adalah banyaknya jumlah penduduk per satuan unit wilayah. Kepadatan penduduk ini menunjukkan jumlah rata-rata penduduk pada setiap km2 dalam suatu wilayah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar